Sabtu, 25 Juni 2016

My Reno 3: Xiaomi Redmi Note 3

Belakangan ini smartphone China banyak masuk ke Indonesia. Smartphone asal negeri tirai bambu ini datang dengan menawarkan tipe/ model kekinian dan harga yang sangat bersaing, terutama jika dibandingkan dengan smartphone merk terkenal asal Amerika (Iphone, Blackberry dll). Apalagi ketika memasuki eranya 4G LTE, makin banyak lagi serbuan smartphone asal China ini.


Saya sendiri jadi salah satu yang kepincut dengan smartphone asal China ini. Hingga akhirnya saya berhasil mengupgrade ponsel saya sebelumnya ke model yang lebih baru. Dari beragam merk smartphone asal China, pilihan saya jatuh pada Xiaomi. Sebelumnya memang sudah melakukan penelitian dulu sih, mana tipe yang cocok. Tidak mudah untuk dapatkan smartphone merk ini dengan tipe yang kita mau. Karena tidak semua tipe/ model masuk atau dijual resmi di Indonesia. Hanya beberapa tipe saja yang masuk resmi dijual di Indonesia, yaitu Redmi 2, Redmi Note 2, Mi4i dan lainnya, yang jelas tidak banyak model yang bisa jadi pilihan. Permasalahannya karena terkendala aturan TKDN ponsel impor yang belum mampu dipenuhi Xioami untuk jajaran model smartphone yang diproduksinya. Kembali ke pilihan ponsel saya tadi, akhirnya jatuh ke Redmi Note 3.

[Reno 3 tampak depan]
Redmi Note 3 ini berhasil saya boyong dari toko online BL. Meski awalnya ragu, tapi saya beranikan diri. Untungnya karena beli di toko online, saya jadi punya banyak pilihan menyesuaikan harga dengan budget yang saya punya. Pasaran Reno 3 ini Rp 2.100.000 – 2.500.000 untuk Reno 3 2/16 dan untuk Rp 2.600.000 – 3.500.000 untuk Reno 3 3/32. Saya sendiri beruntung boyong Reno 3 2/16 dengan harga Rp 2.100.000, itu sudah include ongkir + asuransi. Oh iya, maksud “2/16 atau 3/32” adalah RAM 2GB dan memory internal 16GB dan RAM 3GB dan memory internal 32GB. Reno 3 ini memang tidak disediakan slot untuk memory external, jadi memang hanya mengandalkan ROM internalnya 16GB atau 32GB. Reno 3 ini smartphone unibodi, artinya bodynya merupakan satu kesatuan, tidak bisa dibongkar pasang, karena baterainya sudah menyatu (tidak bisa dilepas), untungnya kapasitas baterainya cukup besar 4050 mAH. Kemudian hal lain, oleh karena smartphone ini tidak resmi dijual di Indonesia, OS bawaannya MUI yang digunakan adalah OS untuk pasar China, sehingga untuk Bahasa Indonesia tidak disediakan, oleh karena itu kebanyakan OS yang dipakai adalah OS modifikasi, untuk smartphone yang akan dipasarkan di luar China. Ini yang jadi beberapa kelemahan Reno 3 yang dibeli dari reseler “tidak resmi”. Untuk spesifisikasi Reno 3 yang saya punya lebih lengkap saya sajikan di bawah ini, karena saya tidak apal hihi:
Model
Redmi Note 3
Rilis
November 2015
Ukuran
164g, 8.7mm thickness (150x76x8.7 mm)
RAM/ROM
2GB/16GB, no slot external memory
OS
MUI 7.0/ Android v5.0.2 Lolipop
Layar
5,5” 1080x1920 pixels IPS LCD capacitive touchscreen 16M
Kamera depan/ belakang
13MP 1080p / 5MP, f/2.2, phase detection autofocus, dual-LED (dual tone) flash
Baterai
4000mAh Li-Po
Jaringan
GSM/HSPA/LTE
SIM
Dual SIM LTE
Chipset
Mediatek MT6795 Helio X10
CPU
Octa-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU
PowerVR G6200
WLAN
Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot
Bluetooth
v4.1, A2DP, LE
GPS
Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
Infrared
YES
Radio
Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
USB
microUSB v2.0, USB On-The-Go
Sensors
Fingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass
Sumber: lihat di sini


[Reno 3 tampak belakang]


Dari spesifikasi yang ada, menurut saya sudah cukuplah. Hal lain yang mendorong saya tetap membeli ponsel ini adalah karena ekslusifitasnya (mirip Iphone, tapi harganya murah tapi tidak murahan), kualitas kameranya bisa dibilang mumpuni, satu lagi adalah fitur fingerprint-nya. Karena waktu awal rilis Reno 3, smartphone merk lain tidak ada yang bekali smartphonenya dengan fingerprint, kalau pun ada harganya relatif mahal. Namun Xiaomi dengan Redmi Note 3 nya menawarkan harga menarik.

Sedikit tips ketika membeli smartphone bukan dari distributor resmi, (dalam arti smartphone yang mau kita beli ini tidak resmi dijual di Indonesia). Pertama adalah pastikan dulu tipe smartphone yang kita incar ini, merk/ modelnya. Kemudian warna yang tersedia dan harga, setelah disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Kedua, pastikan originalitas gadget, OS yang terinstal, tersediakan bahasa Indonesia jika diperlukan. Pastikan ke reseler smartphone yang dijual ini bisa langsung dipakai tanpa perlu seting ini itu. Intinya spesifikasi harus sesuai dengan deskripsi produk yang dijual. Setidaknya jalin komunikasi dengan reseler, untuk meyakinkan kita. Ketiga,setelah yakin bandingkan lagi dengan produk jual lainnya, lihat deskripsinya bandingkan saja, sambil meyakinkan pada pilihan kita. Keempat, pastikan itu order di toko online yang terpercaya, jangan sekali-kali coba order produk dari kontak reseler via BBM, WA atau sosial media lain, karena keamanannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jika sudah yakin semua, baru lakukan order dan tunggu dengan sabar produk sampai dengan selamat. Saya sendiri perlu waktu 2-3 minggu untuk meyakinkan, bahkan saya sempat keliling ke toko-toko di ITC untuk bandingkan harga, sebagai bahan pertimbangan lain untuk meyakinkan bahwa beli dari online merupakan pilihan yang tidak salah. Oh iya satu lagi, kelemahan beli smartphone Xiaomi yang tidak dijual resmi di Indonesia, OS yang diinstal di gadget adalah OS develop, sehingga OS ini banyak dibenamkan app yang merugikan kita, seperti sering muncul iklan-iklan, kemudian download otomatis aplikasi yang tidak diinginkan. Masalah ini bisa diselesiakan dengan mereset ulang OS dengan OS global atau OS yang lebih murni, atau seting/ utak-utik sendiri untuk menonaktifkan pop up yang merugikan itu seperti yang saya lakukan.

Dari sejak smartphone saya terima sekitar Februari 2016 hingga sekarang, tidak ada masalah berarti. Hanya di minggu-minggu pertama, saya kebobolan kuota internet, karena Reno 3 saya selalu muncul iklan dan download aplikasi yang tidak diinginkan. Tapi masalah itu sudah selesai, ketika saya non aktifkan dan unistal aplikasi bawaan yang menurut saya “aneh”. Untuk masalah lain, tidak saya temui, paling masalah hang di sistem keyboard, tapi itu mungkin karena saya pakai aplikasi keyboard pihak ketiga. Untuk baterai, masih berjalan normal sejauh ini, sekali charge bertahan 18-20 jam jika digunakan normal (chat, browsing). Kalau dipakai masif (download, music, game, tethering wifi serta aplikasi yang memakan kuota data) konsumsi baterai relatif boros paling 12-15 jam saja. Untuk suhu ponsel sendiri, relatif normal, tidak terlalu panas berlebih. Beruntungnya materai body slim Reno 3 ini kombinasi metal jadi mudah dingin jika dimainkan di lingkungan dingin atau AC, jadi suhu ponsel akan cenderung stabil. Hal lainnya, Reno 3 ini hanya cocok di-charge dengan charge bawaan Xiaomi, jika tidak maka pengisian baterai akan makan waktu lama. Sejauh ini hanya itu saja pengalaman saya menggunakan Reno 3. Over all, Reno 3, stabil dan tidak banyak masalah.
[Pilihan hardcase Reno 3]

Jadi, yang mau pilih Reno 3 jadi gadget kesayangan, ada rekomendasi baik. Oh iya, dengar-dengar, Xiaomi Redmi Note 3 ini  sudah masuk resmi ke Indonesia melalui distributor TAM, harganya dilepas Rp 2.600.000 untuk 2/16. Relatif lebih mahal, ya pastinya karena garansi after sales resmi. Reno 3 ini masuk dengan box yang sudah ditranslate ke Bahasa Indonesia, OS nya dipastikan juga aman dari OS abal-abal, sehingga bisa lebih dipertanggungjawabkan. Wajar jika dilepas dengan harga yang lebih mahal. Kalau berminat, monggo dicari. Salam dari Xiaomi user ... cocoper6.

Selasa, 03 Mei 2016

Emosi Tingkat Dewa

Untuk kesekian kalinya dikesalkan sama partner kerja. Memang hubungannya koordonasi. Maklum beda lokasi kerjanya. Entah mungkin kurang komunikasi atau memang sifat ybs yang sulit bersosialisasi. Saya sendiri memang kurang komunikasi untuk kenal lebih jau karakter ybs, karena sudah cukup kenal dengan sifatnya yang seperti itu. Tidak ada keinginan kenal lebih lanjut. Menyebalkan, ketika harus rempong cekcok dengan wanita macam dia. Bukan apa-apa, beberapa tahun lalu sempat ada pengganti ybs, karena cuti. Penggantinya justru lebih humanis, lebih asyik, dan lebih bisa jadi partner. Koordinasi juga jadi enak-enak saja, tidak seperti ini. Nah dari sini kan sudah kelihatan, yang bermasalah dimana? Toh bukan saya saja yang punya komentar begini.

Rasanya ingin "anjing-anjingin" nih orang. Dulu pernah sih ada yang ngatain karena pernah adu debat, sudah salah nyolot. Mampus tuh kena semprot habis, nangis, pas lagi berbadan dua kena "anjing-anjingin". Sempet kasihan, tapi pikir-pikir, ngapain juga kasihan, sudah layak dapat seperti itu. Bahkan nih hari, kembali nih hati dibuat kesal. Rasanya ingin lempar granat nanas ke itu orang, biar mampus sekalian jadi rujak bebek. Tapi itu cuma didalam imajinasi kartunku. Mana bisa didunia nyata merealisasikan imajinasi kartunku.

Yang bikin tambah ingin "babi-babiin" itu orang, ketika dia yang salah cuma bisa diem alias ngeles. Kalau saya, saya tahu tuh dia salah, saya sih tidak banyak komen, atau rempong ini itu, ya kalau dia salah ya sudah, tinggal diperbaiki selesai. Toh namanya manusia tempatnya salah, tidak perlu permalukan orang lain. Kan enak begitu. Tapi kalau dia ini kagak. Gimana kita gak pengen "anjing-anjingin atau babi-babiin" ini orang. Kaya berasa paling bener aja nih orang, bisa permalukan orang.

Kalau bisa replace ini orang, ya pengennya eksekusi saja sekarang. Lebih baik cari orang yang lebih baik, lebih masuk ke semua golongan. Ini orang juga songong, kadang atasannya sendiri diomong, padahal diri sendiri aja gak becus. Padahal atasannya ya masih back up. Kalau saya nilai justru masih lebih baik atasannya, lebih cerdas bergaul, cocok dengan siapa saja meski ada sengketa pendapat, dan tidak mempermalukan orang yang salah hanya hal sederhana yang bisa diperbaiki. Sangat berbeda, hal simpel dibuat ribet sama ini orang.

Kata orang tua, kalau kita benci dengan orang lain, lakukan yang sebaliknya jika ingin mengenyahkan orang jenis ini. Maksudnya begini, kalau kita benci pada seseorang jangan kita memaki, mengumpat dan berharap ini orang enyah dari lingkungan kita. Tapi berdoa yang terbaik untuk orang itu, kemungkinan untuk orang ini enyah pasti lebih besar daripada kita harapkan orang ini enyah. Doain aja selamet, di jalan tidak kenapa-kenapa. Justru kalau doain yang buruk, malah makin selamet nih orang.

Hemm, kelihatannya mudah memang, tapi susah lakuinnya, ini hati berontak rasanya. Tapi untungnya saya punya sifat dendam yang lebih baik. Saya tidak mau mengotori tangan saya untuk membalas sesuatu perlakuan dengan perlakuan yang sama, karena saya masih percaya akan ada yang balas, dan ketika hal itu terjadi, saya cuma ingin bilang, "enak ya, sukur deh, rasain lu!"

Hari ini untuk kesekian kalinya saya kesal pada orang ini. Sampai-sampai saya niat tulis diblog ini. Karena saya yakin pasti ada hal lain yang buat saya kesal dikemudian hari, jadi catatan ini jadi pengingat abadi. Dan kebetulan saya pengingat yang baik untuk soal begini.

Bahkan sampai saya terbawa ke alam bawah sadar saya, kalau saya sangat membenci orang jenis ini, baik dari sisi penampilan, cara berbicara, dan tingkah laku. Bahkan ketika saya menemukan kemiripan orang ini di lingkungan lain, langsung saya antipati. Gestur dll saya sangat ingat dan ternyata banyak model-model yang seperti ini diluaran. Pernah sekali, ada orang nyebrang jalan, mirip sekali dengan orang yang muakin ini, bawaannya pengen nabrak aja nih orang, kebetulan tu orang nyebrang juga salah. Tapi dalam hati, kasian juga tuh orang, jadi pelampiasan, langsung saya urungkan diri. Ini karena saking benci dan kesalnya dengan partner kerja saya ini.

Catatan ini memang, catatan kebencian, tidak baik memang tapi daripada kesal saya nanti akan terulang lagi kedepannya, dan saya kembali punya niat meluapkan kekesalan, mending saya tulis di sini sekarang, dan ketika kesal lagi tinggal baca. Memang tidak menyelesaikan masalah, tapi mengurangi bisa kesal bisa jadi. Untung saja saya orang biasa (bukan dewa atau superhero atau deadpool), kalau saya bukan orang biasa, sudah enyah itu orang. Kalau dihitung, ada hampir 2,5 tahun rasa ini ada, dan entah sampai kapan, yang jelas seumur hidup catatan saya ini akan abadi, tidak akan ilang, sampai ini orang kena batunya. Tunggu saja waktunya, pembalasan selalu lebih berat, ke lu atau anak lu nanti. Perbuatan orang tua terkadang anak harus menanggungnya. Bukan dengan tangan saya, tapi tangan orang lain. Ingat itu, lekas enyahlah kau!!!

Sabtu, 13 Februari 2016

Bakmi Mewah: Mie Instan ala Bakmi

Penasaran, itulah yang ada dikepala saya ketika berbelanja di minimarket. Ya, termakan iklan atau memang pembuat iklan telah berhasil mengajak saya mencoba produknya. Ya, terlintas dikepala untuk coba produk mie instan, namanya "Bakmi Mewah". Awalnya saya pikir bakmi ini adalah bakmi seperti restoran yang sudah terkenal itu, model Bakmi GM. Tapi ternyata "Bakmi Mewah" adalah merk mie instan, sama seperti produk mie instan lainnya. Cuma satu hal yang selalu teringat dikepala saya, itu adalah jargonnya, bahwa bakmi ini pakai daging ayam asli. Inilah yang ingin saya buktikan.

Setelah saya beli, saya tidak langsung mencobanya. Saya tunggu waktu yang tepat, ketika selera bisa bermain lebih objektif menelaah rasanya. Tentunya membedakan rasa dengan mie instan lain. Nah hari ini saya baru mencobanya. Saya coba buka kemasannya yang berbentuk kotak, berbeda seperti mie instan lain yang hanya plastik saja. Di dalam box "Bakmi Mewah" berisi satu porsi kemasan mie instan dibungkus plastik, kemasan minyak bumbu, kemasan daging ayam jamur asli dan kemasan seledri kering.

Sekarang kita lanjutkan ke proses masak. Untuk memasaknya tidak jauh berbeda dengan mie instan lainnya. Rebus air hingga mendidih, setelah mendidih masukan mie instan, rebus kurang lebih dua menit. Setelah matang, angkat dan tiriskan, berhubung bakmi ini adalah keringan, maka air rebusan mie tadi bisa dibuang saja. Setelah ditiriskan, masukan minyak bumbu, seledri kering dan daging ayam jamur asli lalu aduk hingga rata. Mencium baunya buat saya tidak sabar menikmatinya.

Hemm, rasanya, oke, maknyus. Buat yang ingin merasakan sensasi berbeda mie instan dalam rupa bakmi, "Bakmi Mewah" bisa jadi pilihan. Apalagi yang kebetulan lagi malas keluar, "Bakmi Mewah" bisa jadi stok logistik di kamar. Karena membuatnya cukup mudah dan rasanya tidak kalah dengan bakmi biasanya.
Sumber: Dokumen cocoper6

Ini bukan iklan dari ini bakmi, saya hanya lagi pengen mengulasnya saja, karena kebetulan baru ini saya menemukan mie instan model bakmi. Produsen cerdas memanfaatkan peluang, setidaknya memberikan pilihan lain untuk penggemar mie instan dengan model bakmi. Karena untuk rasa mirip dengan bakmi yang kita beli di pinggir jalan. Kekuatan rasanya ada di minyak bumbu serta daging ayam jamur aslinya. Dan memang asli daging ayam seperti bakmi di pinggiran jalan. Mudah-mudahan saja, pengawetnya tidak banyak.Tapi kata iklannya sih tanpa pengawet, mudah-mudahan demikian.

Buat yang masih penasaran dengan iklannya, silakan coba saja, buat yang penggemar mie instan, "Bakmi Mewah" bisa jadi variasi rasa mie instan dalam rupa bakmi. Selamat mencoba. Cpr.

Jumat, 05 Februari 2016

Perjalanan Liburan yang Terganggu

Jumat, 5 Februari 2016 perjalanan liburan Imlek 2016 saya terganggu. Kereta Cirebon Express yang saya tumpangi mengalami kendala disektor pengereman, di sekitar wilayah Cibitung, Kab. Bekasi, Jawa Barat.

Berangkat dari Stasiun Gambir sekitar pukul 10:00, sekitar pukul 11:10 kereta terhenti. Ada masalah direm angin gerbong dua. Gerbong tepat saya berada. Sebelumnya ketika kereta melaju, penumpang mencium bau hangus terbakar, katanya ada asap juga, menurut penduduk sekitar yang sempat berucap. Kereta pun dihentikan di tengah perjalanan, di daerah Cibitung, Kab. Bekasi, Jawa Barat. Petugas keamanan, teknisi serta masinis turun memeriksa rem yang bermasalah. Sekitar 20 menit mengecek, mungkin tidak menemukan solusi, masinis memutuskan melanjutkan perjalanan, setelah dipastikan kereta lebih aman untuk melaju. Kereta melaju dengan kecepatan sangat pelan menuju stasiun terdekat, untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Sampai saat saya mengetik postingan ini, kereta masih melaju lambat. Entah perjalanan Jakarta - Cirebon harus molor berapa jam, dari waktu tempuh seharusnya yang hanya tiga jam saja. Buyar semua keinginan sampai tepat waktu. Semoga saja, lekas diperbaiki sehingga bisa meminimalisir waktu molor perjalanan ini. Nice weekend Imlek Holiday. Cpr.

Senin, 04 Januari 2016

Happy New Year 2016

Tahun 2015 telah berlalu, seperti biasa tiap tahun, waktu berlalu begitu cepatnya. Tidak disangka, setahun itu cepat, padahal harus melewati dua belas bulan, lima puluh dua minggu, dan 365 hari, ya kurang lebih seperti itu. Masih ingat dikepala, tahun lalu, mengakhiri tahun 2014 dan mengawali tahun 2015 dengan trip liburan ke Jawa Tengah. Tapi tahun ini mengakhiri 2015 dan mengawali 2016 tidak banyak yang bisa saya lakukan, hanya stay di kosan tercinta. Meski begitu saya tak melewatkan pesta kembang api pas pukul 00:00, meski hanya saya nikmati dari balkon kosan Yulimar.

Banyak hal yang sudah berlalu di tahun 2015, kenangan baik dan buruk. Kenangan baik yang saya ingat adalah karena jadi awal perbaikan hubungan, itu yang penting. Kemudian juga, apakah kedepannya saya bisa mewujudkannya, itu sebenarnya yang lebih penting.

Hal yang menarik untuk catatan saya mengawali tahun 2016 ini, awal tahun saya kena serangan diare, moncor-moncor, tidak parah memang namun cukup mengganggu aktivitas. Benar-benar harus jauh dari angin langsung, AC dan suasana yang tertekan, karena kalau tidak perut langsung kontraksi. Catatan menariknya, setelah sekian lama tidak melakukan hal bodoh, kali ini kena juga jackpot akibat diare, yakni cepirit haha, kelolosan. Catatan menarik di awal tahun ini. Setidaknya saya butuh waktu seminggu tepat untuk lepas dari badai perut ini. Obatnya hanya Diapet dan Enterostop, kombinasi makanan kering dan minum jus buah sayur. Hasilnya, sembuhlah aku sekarang, terima kasih Tuhan.

Tahun 2016 ini harapan yang ingin saya lakukan adalah coba lakukan gaya hidup sehat, coba berbagai cara penambahan berat badan. Sebenarnya resolusi tahun lalu yang tidak pernah terealisasi actionnya, tahun ini coba dimulai dengan yang baik. Kemudian adalah kurangi malas dan yang terpenting lawan apa yang jadi sandungan untuk kedepannya. Sisihkan apa yang harus disisihkan untuk masa depan. Tidak banyak yang harus dilakukan, tapi saya akan coba realisasikan.

Selamat tahun baru 2016, Happy New Year. New spirit, untuk melewati tahun ini dengan lebih baik. GBU. cpr.

Minggu, 29 November 2015

Membuat Favicon Blogspot

Hari ini saya dapat ilmu baru lagi soal blogger, hasil dari baca-baca buku singkat di Gramedia. Inginnya sih beli, tapi apa boleh buat belum punya duit lebih, jadi baca-baca sedikit ambil ilmunya. Saya mau catat di sini biar tidak lupa, bagaimana buat favicon. Apa itu favicon? Favicon adalah gambar atau logo kecil, berukuran 16x16, yang biasanya muncul di samping kiri bar url (alamat web). Nah kalau mainan blog blogspot, pasti di sisi kirinya muncul logo kecil lambang blogger. Begitu pun kalau maun wordpress, di sisi kirinya muncul logo kecil wordpress "w".

Nah ingin dong bagaimana buat logo kecil seperti itu. Nah dari hasil membaca buku sore ini, saya jadi tahu bagaimana membuatnya. Ada cara mudah ada cara sulit. Cara sulit ini adalah jika kita membuat gambarnya terlebih dulu, untuk buatnya bisa pakai photoshop. Kalau saya pakai cara mudah saja, jadi gambarnya sudah disediakan. Pada intinya gambar apapun bisa dibuat favicon. Gambar yang kita inginkan harus diubah ukurannya menjadi 16x16. Bisa saja dibuat melalui photoshop, atau Microsoft Office Picture Manager, atau bisa dengan mengunjungi Genfavicon.

Caranya mudah saja kalau mau buat favicon dari  Genfavicon. Pilih dulu gambar yang mau kita ubah. Lalu ikuti step-stepnya sesuai yang ada di laman Genfavicon. Step pertama itu browse dulu file gambar yang akan kita ubah, upload. Step kedua, pilih ukuran yang kita inginkan, untuk logo favicon itu ada di 16x16. Jika sudah, sesuaikan di preview yang ada di atas step ketiga, atur croping gambarnya sesuai yang kita inginkan. Step ketiga adalah proses download hasil favicon yang kita buat tadi. Mudah sekali bukan? Sebenarnya ada web lain yang memudahkan kita untuk buat favicon ini, tapi Genfavicon yang saya pilih karena nampak simpel.
[Sumber: Dokumen cocoper6]

[Sumber: Dokumen cocoper6]

Sesudah didownload, saatnya memasukannya ke setting blog kita. Di sini saya pakai domain blogspot. Jadi masuk ke dasbor blog kita, kemudian pilih "Tata Letak", nah di sana muncul bar seperti yang saya lingkari di gambar atas, pilih edit, kemudian upload logo favicon yang sudah dibuat tadi, kemudian simpan setingan, selesai.

Cukup mudah bukan? Lebih oke sih kalau logonya hasil kreasi kita sendiri, jadi ada kebangganggan untuk "memasarkan" apa yang kita buat. Sepertinya cukup sekian catatan saya ini, barang kali besok-besok saya lupa, catatan ini bisa jadi pengingat. cpr.

Rabu, 25 November 2015

Stoner Pindah Kelain Hati

Ada kabar baru dari MotoGP, tapi tidak ada hubungan langsung dengan komposisi tim yang ada di MotoGP 2016 nanti sih, ini dari sisi lain dunia MotoGP. Kabar ini datang dari Stoner yang kini memutuskan untuk pindah kelain hati, "One Hearts" kini ke "Ducati Corse". Yups, Stoner akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya atau melanjutkan kerjasamanya bersama HRC sebagai test rider atau memang Honda yang tidak memperpanjang kontraknya. Stoner akhirnya menerima pinangan Ducati untuk menjadi test rider dan brand ambassador tim tersebut.

Stoner memutuskan untuk pensiun dini di tahun 2012. Tim terakhir yang dibelanya adalah HRC, sejak pensiun Stoner memutuskan untuk fokus pada keluarga kecilnya. Namun karena gairah balapnya masih ada, akhirnya di tahun 2013 Stoner menerima tawaran Honda untuk menjadi test rider HRC dan sekaligus ikut dalam pengembangan motor prototipe produksi massal Honda, bahkan sempat juga memberi masukan untuk motor prototipe yang digunakan balap di MotoGP. Kemampuan Stoner membawa Ducati berjaya dulu dan kemampuannya juara bersama Honda membuat Stoner dipercaya untuk menangani proyek besar Honda kala itu.
[Sumber: google.com]
Pada akhirnya hubungan kerjasama dengan Honda berakhir menjelang akhir tahun 2015 ini. Karena kontraknya bersama Honda pun sudah berakhir. Ada banyak rumor yang pernah saya baca alasan kepindahan Stoner ini. Stoner pernah kecewa atas sikap Honda yang meragukan kemampuannya sebagai rider pengganti, ketika Dani Pedrosa tidak bisa mengikuti race karena operasi. Stoner sepertinya sudah menawarkan diri untuk menjadi rider pengganti, namun bos HRC menyatakan lain, dengan berbagai alasannya, dan malah memilih test rider Honda lain kalau tidak salah Hiroshi Aoyama. Kekecewaan Stoner sempat dipostingnya di sosial media. Ada lagi rumor yang menyebutkan bahwa Stoner kecewa atas masukannya tidak didengar Honda ketika awal musim 2015 lalu. Stoner sudah menyampaikan permasalahan power RC213V yang terlampau besar, perlu ada penyesuaian, namun sepertinya principle Honda keukeuh dengan keyakinan mereka. Dan memang terbukti, Marcquez mengalami banyak kendala di awal musim. Dua hal itu yang bisa jadi alasan kenapa Stoner memutuskan pindah kelain hati. Ini mungkin hanya rumor atau spekulasi. Setidaknya hampir mirip ketika Rossi mengakhiri hubungannya dengan HRC, bahkan sampai sekarang nampaknya hubungan Rossi dengan HRC juga tidak begitu baik. Terlihat dari komentar dan respon HRC ketika insiden mengehebohkan antara Marc dan Vale di seri Malaysia di musim 2015. Akankah hal yang sama juga akan dialami Stoner setelah memutuskan berpisah dengan Honda?
[Sumber: google.com]
Di beberapa media saya baca bahwa Stoner sudah menyatakan pernyataan resmi bahwa dia kembali bersama Ducati untuk mengembangkan motor Ducati. Ducati sendiri pun sudah menyatakan pernyataan resminya. Mungkin juga kita akan bisa lihat Stoner turun di MotoGP seri tertentu dengan status rider wild card. Mengingat Ducati sendiri masih diisi dua rider utamanya Andrea Dovisioso dan Andrea Ianone. Tapi menurut saya sih sepertinya Stoner tidak akan memilih turun penuh untuk satu musim MotoGP, karena memang keputusan yang sudah diambil sebelumnya, meskipun Stoner punya kemampuan untuk itu. Kita lihat saja bagaimana kedepannya, harapannya Ducati bisa memanfaatkan talenta Stoner untuk mengembangkan Desmosedici yang lebih ramah untuk semua rider. Tujuannya untuk mengembalikan kejayaan Ducati supaya bisa bersaing dengan Yamaha dan Honda. Kejayaan Ducati terakhir tercatat di tahun 2007, setelah itu Ducati nampak terseok-seok, meski sudah menggaet Vale kala itu. Ducati baru mulai menujukan tajinya dua musim terakhir (2014-2015) setelah Ducati meminta keringanan sebagai tim semi pabrikan agar dapat keringanan regulasi. Cara itu membuat Ducati tampil lebih kompetitif.

Tantangan Stoner sebagai test rider pun akan bertambah, mengingat regulasi baru MotoGP 2016 nanti, yaitu penggunaan ECU standar dari Magneti Mareli untuk semua tim baik pabrikan maupun satelit dan pergantian pemasok ban dari Bridgestone ke Michelin, kemudian berubahnya ring ban dari 16,5" ke 17". Semua rider pasti akan sama-sama menyesuaikan diri atas regulasi tersebut dan semuanya akan start dari nol, hal ini akan baik untuk kejuaraan. Goodluck for Stoner, "Kuri-kuri Boy", semoga sukses di tim yang baru dan bisa jadi pemberi arah yang baik untuk Ducati. Meski namamu tak sebesar Valentino Rossi, tapi potensimu bisa membawa Ducati berjaya di 2007 bisa jadi alasan baik. Sukses buat Stoner. cpr.