Minggu, 16 Februari 2014

Orange Sudah Besar

Orange nama kucing peliharaan ku. Sudah besar rupanya, tidak gagah memang, tapi cukup proposional tubuhnya. Orange kupanggil karena warna bulunya. Sebenarnya tidak murni orange juga, kuning menuju orange mungkin, simple nya aku panggil orange saja. Kalau dihitung umurnya sudah hampir dua tahun, saya lupa tepatnya, memastikannya memang harus membuka dokumen foto sewaktu dia kecil.

Orange kucing jantan yang tidak seperti kucing jantan lainnya, yang mencoba untuk jadi penguasa di areanya, menandai tempat kekuasaannya dengan air seninya. Orange tidak melakukan apa yang dilakukan kucing jantan lainnya. Kucing jantan lain berusaha mendominasi di areanya, tapi tidak dengan orange. Orange lebih sering terdominasi kucing jantan lain di areanya. Orange bahkan sering "dibully" dengan kucing jantan lain. Entah kenapa, kucing jantan lain nampak tak suka dengan orange, ketika bertemu pasti niatnya "membully". Jadi tak jarang orange kabur ketika melihat kucing jantan yang melintas di dekatnya.

Hal lain yang tidak atau setidaknya saya belum melihat hal ini, yaitu orange mengejar kucing betina. Orange tidak pernah nampak olehku melakukan kegiatan seksual alamiah dengan kucing betina. Di areanya ada beberapa kucing betina dewasa, namun orange nampak biasa saja pada mereka. Sedari kecil, orange besar bersama saudaranya si Belang. Kebetulan belang adalah kucing betina, namun hubungan antara orange dan belang ya seperti saudara, not more, setidaknya itu yang saya tahu selama ini.

Selama ini orange pun tidak pernah menyakitiku, mencakar atau mengigit. Kalau cakaran permainan pernah. Tapi sejauh ini dia bisa mengerti aku dan aku paling tidak sedikit mengerti orange. Hal menarik lagi, orange mudah diberi tahu dengan hentakan, dia kucing jantan yang bisa diatur. Orange pun pintar dengan tidak buang kotoran sembarangan. Bahkan semalaman berada di kamar saya dia tidak pernah buang kotoran di kamar, baru setelah pagi dan pintu kamar dibuka orange mencari tempat yang nyaman untuk BAB. That's right cat, good job!

Ya itulah cerita singkat tentang orange. Yang tiba-tiba muncul di kepala ketika melihat orange tidur di sudut kamar ku. Aku harap bisa melihat orange besar sampai ujung umurnya. Selamat berkembang orange, my wild cat.

Jumat, 07 Februari 2014

Repsol Honda Tes Resmi MotoGP 2014 pre session 2014 Sepang I

Gelaran MotoGP untuk musim 2014 diawali dengan dibukanya selubung musim 2014 dengan sesi tes resmi yang digelar di Sepang, Malaysia 3 hari. Tes resmi Sepang I ini disapu bersih oleh Marc Marquez. Marc tampil dominan di tiga hari sesi tes resmi. Bahkan MM93 berhasil melampaui best lap dari Casey Stoner di tahun 2012. MM93 masih luar biasa. Awal yang baik untuk MM93 di musim 2014. Saya penggemarnya cukup senang. Meskipun ada regulasi baru mengenai sistem elektronik dan pembatasan bahan bakar, nampaknya tidak berpengaruh pada performa MM93 dan RC213V 2014.

Namun sayang untuk rekan setim MM93, yakni Dani Pedrosa, masih belum mampu tampil sempurna, atau minimal mengimbangi MM93 di catatan waktu terbaik. Perbaikan yang signifikan justru dirasakan oleh kubu Yamaha, Rossi pun tampil cukup baik di tiga hari sesi tes ini. Lorenzo yang awalnya sedikit bermasalah menyesuaikan motornya dengan regulasi baru mampu menyesuaikan diri dihari terakhir sesi tes resmi. Saya masih berharap DP26 mampu beradaptasi lebih baik, minimal berada tidak jauh dari MM93, sehingga bisa mengimbangi persaingan dengan tim Yamaha, yang pastinya mereka akan berusaha merebut kembali gelar juara dunia dari tangan Honda di musim 2014 ini.

Hal menarik yang bisa diamati dari hasil tes resmi Sepang I ini adalah performa motor YZR M1 open class. YZR M1 mampu bersaing dengan catatan waktu yang cukup baik, Aleix Espargaro jadi rider yang mampu menikmati performa YZR M1 open class. Berbeda dengan motor open class Honda yang sepertinya belum menunjukan performanya yaitu RC1000V. Pertanyaannya, apakah RC1000V mampu bersaing dengan YZR M1? Jawabanya bisa kita ketahui digelaran MotoGP 2014 nanti.

Satu tim yang belum saya bahas adalah Ducati. Pabrikan yang satu ini rupanya belum mampu lepas dari derita masa lalu musim sebelumnya. Dovi dan Carl rupanya hanya mampu mencatatkan waktu terbaiknya di bawah catatan waktu rider yang menggunakan motor open class. Apakah Ducati mampu berbenah dan mampu kembali bersaing dengan dua pabrikan mapan Honda dan Yamaha? Jawabannya masih akan kita tunggu di musim 2014 yang akan digelar nanti.

Musim 2014 ini saya tetap mejagokan Honda, di tim pabrikan dan di satelit dan di tim open class.  Harapannya ya Honda bisa mendominasi tiap seri dan berhasil membawa gelar juara dunia 2014, bersama MM93 atau DP26 atau rider Honda lainnya. Bravo buat Honda, go go go!!!