Sabtu, 23 Maret 2013

Perbedaan Mentega dan Margarin

Mentega atau margarin atau butter? Mereka ini sama atau dua hal yang berbeda ya? Saya mengalami kebingungan ketika membaca artikel kesehatan. Selama ini saya mengenal dua hal itu adalah sama, mentega adalah margarin, margarin adalah mentega, yang membedakan hanya soal penggunaan nama saja. Itulah yang saya pahami selama ini.
Nah kutipan artikel kesehatan yang saya baca itu seperti ini, "... lemak trans dan minyak terhidrogenisasi ini dapat anda jumpai pada makanan cepat saji. Anda dapat juga mendapatkan efek buruk
minyak terhidrogenisasi pada penggunaan margarin, yang jauh akan lebih baik jika anda menggantinya dengan mentega."
Begitulah kira-kira artikel yang saya baca melalui broadcast message dari BlackBerry Messanger. Disitu disampaikan bahwa margarin dan mentega itu berbeda, dan penggunaan mentega dianggap jauh lebih baik daripada margarin. Nah pertanyaannya sekarang, selama ini saya mengenal sebuah produk bernama Blue Band (saya sebut saja), itu produk mentega/ margarin yang sering saya pakai selama ini, entah untuk masak pengganti minyak, atau untuk mengoles dengan roti. Lalu Blue Band itu termasuk margarin atau mentega?
Berdasarkan rasa penasaran itu saya mencoba mencari tahunya dari Google, dan sepertinya saya mendapatkan jawabannya karena cukup banyak yang membagikan informasi tentang perbedaan dua produk ini. Sebagai balasannya saya akan sharekan kembali informasi yang telah saya pahami itu, untuk dibagikan kembali ke teman-teman yang kebetulan mengunjungi 'rumah online' saya ini.

Mentega
Mentega terbuat dari lemak hewan dan memiliki kandungan kolesterol diet maupun lemak jenuh yang tinggi. Kolesterol sendiri sebenarnya diperlukan untuk perkembangan otak, elastisitas sel dan usus yang sehat. Namun karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi membuat mentega tidak hanya meningkatkan kolesterol total tetapi juga meningkatkan kolesterol jahat (LDL) . LDL inilah yang biasanya menyumbat arteri dan menyebabkan penyakit jantung.
Tekstur mentega sendiri sangat lembut di suhu ruang, wangi susu dan sangat mudah meleleh di suhu hangat. Warnanya kuning pucat (lebih muda daripada margarin). Mentega mempuunyai beberapa kandungan vitamin, diantaranya vitamin A, D, E dan K, selain itu ada protein dan karbohidrat.
Mentega mempunyai aroma yang enak, namun karena terlalu lembut dan daya emulsinya kurang baik, maka mentega jarang dipakai untuk membuat kue, karena membuat struktur kue menjadi kurang kokoh.
Nah, untuk membedakannya produk mentega ini dijual dengan beberapa merk, antara lain Orchid, Wysman, Elle & Vire dan sebagainya. Kalau dilihat merknya saya belum pernah menemukannya secara langsung, sepertinya barang impor semua ya.

Margarine
Berbeda dengan yang tadi (mentega), margarin terbuat dari lemak tumbuh-tumbuhan (nabati). Kandungan lemak jenuh pada margarin lebih sedikit daripada mentega. Margarine kaya akan lemak tak jenuh yang mengandung omega-3 dan omega-6. Teksturnya lebih kaku, stabil di suhu ruang (artinya tidak mudah meleleh). Tekstur margarin yang lebih stabil ini terbuat karena
hidrogenisasi. Proses ini menghasilkan lemak trans yang diperkirakan meningkatkan kadar LDL dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL). Lemak trans dianggap lebih berbahaya untuk kesehatan daripada lemak jenuh. Warnanya sendiri lebih kuning dari mentega. Margarine mempunyai aroma tak sewangi mentega, namun sebaliknya mempunyai daya emulsi yang baik sehingga bisa menghasilkan tekstur kue yang kokoh.
Nah, untuk membedakannya produk mentega ini dijual (di Indonesia) ada beberapa merk, antara lain merk Blue Band, Simas, Palmboom dan sebagainya.

Butter
Nah, ini berbeda lagi dari mentega atau margarin. Butter berasal dari cream (susu). Biasanya kandungannya hanya terdiri dari cream dan salt (untuk salted butter). Karena bahan dasarnya cream, maka bila disimpan lama di suhu ruang akan mudah lumer.

Roombotter
Ada lagi yang serupa tapi tak sama, yakni roombotter. Apa itu? Roombotter berasal dari bahasa Belanda, adalah mentega juga. Namun di Indonesia orang mengistilahkan roombotter untuk jenis mentega dalam kaleng yang wanginya cukup kuat. Room sendiri mempunyai arti sama dengan whipped cream. Jadi roomotter merupakan butter yang terbuat dari whipped cream, butter ini jauh lebih creamy daripada mentega biasa.

Nah, sudah paham kan? Saya sih sekarang sudah paham perbedaannya itu apa dan dimana. Jadi sekarang mentega dan margarin adalah dua produk yang berbeda, mereka itu bukan sinonim namun mempunyai karakteristik yang berbeda. Meski memang ada persamaannya yaitu margarin dan mentega mempunyai jumlah kalori yang sama.
Sudah cukup kan informasi yang dibagikan di sini, untuk lebih jelasnya bisa ditambah informasinya dengan googling lagi, silakan saja. Tapi buat saya informasi ini sudah cukup, dan ketika ditanya apa perbedaan keduanya, saya bisa menjawabnya, setidaknya tidak lagi menyesatkan seperti dulu. Ketika disuruh membeli mentega ke pasar, yang diingat margarin, karena anggapan mentega dan margarin itu sama, akhirnya salah beli deh. Tapi sekarang kesalahan itu tidak perlu lagi terulang karena saya sudah tahu bedanya. (^-^)?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan jejak, jika anda mampir ;p Terima kasih atas kunjungannya - cocoper6