Hunting Bebek Goreng Pak Slamet, Purwokerto

5 Agustus 2009
Malam ini menu makannya cukup mahal dan menguras kantong, tapi untuk menambah referensi tempat makan yang enak memang perlu dicoba dan otomatis ya harus siap merogoh kocek lebih untuk itu. Awalnya sih terpincut acara di salah satu stasiun televisi yang sedang membahas menu makanan dari bahan dasar itik, rasanya nikmat sekali.
Di Purwokerto setahu saya ada empat tempat yang menjual menu makanan bebek. Pertama di daerah Situmpur “Unyil”, kedua di daerah GOR Satria, ketiga di ruko Cikebrok dan yang keempat ini bebek goreng Pak Slamet. Walaupun ada warung-warung makan pinggir jalan yang menjual bebek goreng, tapi yang mempunyai tempat lebih eksklusif ya empat tempat itu.
Bebek goreng yang di Situmpur saya sudah pernah mencobanya, lumayan, dagingnya empuk, gurih. Soal harga dulu sekitar tahun 2005 per porsi Rp 9.000. Tahun 2007 per porsi Rp 11.000 kalau tidak salah ingat, dikemas dalam stereofoam, dulunya hanya dikemas dalam kertas makan. Kali ini saya mencoba bebek Pak Slamet, letak tempat makannya ini di jalan utama menuju Sokaraja, sebelum RSUD Margono, kiri jalan kalau dari arah Purwokerto. Pertama saya datang, cukup ramai pengunjung, umumnya bermobil, walaupun ada yang bermotor juga. Di sini yang jual memang hanya khusus bebek, dari bebek satu ekor, paha/dada, ati, kepala dan berbagai minuman. Harganya pun beragam. Untuk seekor bebek utuh Rp 58.000, untuk dada / paha Rp 13.000. Di warung ini per porsi belum termasuk nasi putih. Nasi putih di sini dihargai Rp 2.500 per porsi. Cukup mahal sih. Tapi memang ada harga ada rupa. Dagingnya empuk, garing dan gurih. Sudah dua tempat yang saya sambangi, tinggal mencoba tempat lainnya, kalau nanti ada rejeki. Selamat mencoba. Cpr.

Komentar