Tarif Parkir Menginap Stasiun Pasar Turi

Trip singkat diawal tahun 2026 ini memberikan saya pengalaman baru, untuk jadi bahan postingan diblog ini. 


Jadi sebelum trip ini saya bingung kan mau parkir dimana, kalau diantar itu boros bensin, berangkat minimal 100K, PP jadi 200K. Belum tol dan parkir masuknya. Tadi sempet terpikir buat nitip di rumah teman, tapi tidak disarankan oleh calon istri, akhirnya sudah titip parkir bermalam saja di stasiun, toh perginya juga hanya 24 jam. 

Alhasil cari informasi di Google, hanya dapat info yang kurang jelas, hanya diinfokan tarif 24 jam pertama itu kena Rp 75.000,- lalu tarif 24 jam berikutnya kena Rp 50.000,-. Hanya itu saja, tidak dijelaskan selebihnya, misalkan total waktunya 27 jam menginap, itu kenanya berapa? 

Apakah nanti 50K dibagi 24 jam, lalu proposional per jam lebihnya atau bagaimana? Mari saya jelaskan supaya gak bingung ya. 

Akhirnya ya sudahlah daripada ribet toh ini hanya maksimal gak akan lebih dari 2 x 24 jam, jika pun kena tarif maksimal ya 125K masih okelah, daripada jika antar jemput ke SBY bisa lebih dari itu, jadi angka bayar parkir inap jauh lebih murah. 



Ternyata eh ternyata setelah dialami sendiri, parkirnya hanya bayar Rp 75.000,- saja, gak lebih gak kurang. Saya kemarin itu masuk area parkir pada 03-01-2026 17:00 dan keluar dari area parkir pada 04-01-2026 20:30 artinya total waktu parkir ada 27,5 jam atau 1 hari 3,5 jam. 

Oleh karena 24 jam pertama dikenai tarif 75K, nah untuk 24 jam kedua itu ternyata baru berjalan 3,5 jam artinya belum genap 24 jam kedua, maka tarif kedua belum bisa dikenakan. Bahkan ya misalnya itu lebihnya 22-23 jam, tarif kedua juga sepertinya belum bisa dikenakan, jadi masih ikut 75K, kecuali sudah kena genap 24 jam maka yang harus dibayar adalah 75K + 25K.

Ternyata tarif Rp 50.000,- untuk 24 jam berikutnya baru akan dihitung setelah 24 jam berikutnya terlewati. 

Itu dia kenapa tarif yang saya bayar itu hanya 75K saja dan itu sangat efisien jika dibandingkan saya diantar jemput. 

Kedepannya saya bisa perhitungkan efisiensinya apabila besok² saya pergi keluar kota lagi, lalu kemudian terpaksa harus menginap di stasiun kendaraannya, jadi berapa lama hari yang optimal untuk dapat angka efisiensi. 

Dulu sewaktu saya parkir sampai berhari-hari saya memilih parkir di UPT Parkir milik pemerintah daerah, entah saya pernah posting apa tidak ya catatan waktu itu. 


Jika mengacu tarif yang di Park & Ride itu itungannya per hari / per tanggal kena Rp 8.000,- jauh lebih murah dibandingkan di stasiun tadi, kalau tadi saya parkir di sana cuma bayar 8K tapi saya harus naik kendaraan angkutan dari dan ke stasiunnya, jatuhnya ya gak semurah 8K x 2 = 16K, karena itungannya tanggal 3 dan 4 diitung 2x. Belum ongkos ojol mobil, apalagi kaya hari ini hujan, kan biayanya pasti lebih mahal dan ribet pula. Tetapi jika menginapnya lama, misalkan lebih dari 3 hari, Park & Ride bisa jadi solusi. 

Berikut simulasi perbandingannya : Menginap di stasiun bayarnya berarti Rp 75.000,- + Rp 50.000,- + Rp 50.000,- total jadi Rp 175.000,- sedangkan jika menginap di Park & Ride, Rp 8.000,- x 3 = Rp 24.000,- ditambah ongkos transportasi ke stasiun Rp 42.500,- x 2 pulang pergi jadi total semua biayanya Rp 109.000,-. Jika menginap selama 3 hari, masih lebih murah Park & Ride. Jika pun menginap hanya 1-2 hari di Park & Ride berarti bayarnya total Rp 101.000,- dan di stasiun bayar hanya Rp 75.000,- ini masih sangat murah nginep di stasiun.

Kesimpulannya jika menginap hanya 1-2 hari, menginap di stasiun adalah opsi paling optimal dibandingkan di Park & Ride. Bahkan maksimal jika 3 hari menginap di stasiun itu masih bisa dipertimbangkan, apalagi kalau barang bawaan kita banyak, harga untuk keribetan masih bisa dibayarkan. Tapi kalau nginapnya lebih dari itu, akan sangat mahal kalau memilih menginap di stasiun. 

Oh ya, yang saya bahas adalah Stasiun Pasar Turi ya, di stasiun lain bisa saja berbeda angka tarifnya. Saya memilih stasiun ini karena kereta yang sering saya naiki adanya di stasiun ini, kemudian aksesnya strategis via tol panjang, sehingga estimasi menuju tempat ini bisa diprediksi, hal lainnya adalah parkirannya luas dan jelas, berbeda dengan Stasiun Gubeng yang parkirannya kecil dan ribet. 

Itu saja sih sharing² soal parkir menginap di stasiun, semoga informasi ini bisa diakses oleh mereka yang butuh referensi pertimbangan mau menginap parkir di stasiun atau tidak. Karena kemarin saya cari info ini sulit, sehingga harapannya sharing pengalaman ini bisa dipakai yang membutuhkan. -cpr

#onedayonepost
#pengalaman
#parkirinap
#stasiunpasarturi
#informasi
#jalanjalan
#postingpribadi

Posting Komentar

0 Komentar