Seperti biasa, saya selalu tertarik dengan pengetahuan akan keyakinan pemeluk agama lain, bukan dalam maksud untuk mengubah iman atau semacamnya, namun saya tertarik akan figur dewa-dewa yang diyakini saudara saya yang beragama Hindu.

ANTV seperti biasanya juga membuat saya kepo, penasaran untuk tahu siapa sosok Sani yang sedang dikisahkan dalam serial di televisi setiap hari. Dari serial itu, saya ingin mencatatkan apa yang sudah saya ketahui, tentang apa yang dikisahkan dalam serial tersebut.

Sani merupakan salah satu dewa yang diyakini oleh pemeluk agama Hindu. Sani merupakan salah satu dewa yang merupakan anak dari Dewa Surya.

Sebagai informasi saja, bahwa jika yang pernah tahu kisah Mahabarata, Dewa Surya adalah ayah dari Karna putra Kunti, yang mana adalah kakak dari Pandawa. Namun, ternyata Dewa Surya punya beberapa anak lainnya, yang dilahirkan dari pasangannya yang juga adalah dewi-dewi.

Salah satu dewi yang jadi pasangan Dewa Surya adalah Dewi Chhaya atau Caya. Dewi Chhaya merupakan Dewi yang diciptakan oleh Dewi Saranyu atau Saraniya, atau Saranya, atau Sanjna atau Sangya, karena tidak sanggup menyaksikan cahaya terang dari Surya. Dari Dewi Chhaya lahirlah dua putera yaitu Sawarni Manu (Manu ke-8) dan Sani, serta dua putri yaitu Tapati (Dewi Sungai Tapati) dan Vishti atau Wisti.

Ilustrasi

Meski begitu menurut kisah yang diceritakan dalam serial Shani di ANTV, Dewa Surya tidak mempercayai bahwa Sani merupakan anaknya, sehingga Surya memutuskan untuk "membuang" Sani. Sani dilahirkan karena bantuan anugerah Dewa Siwa, sehingga Sani mempunyai kekuatan yang keseimbangan antara kekuatan para dewa (sisi kebaikan) dan kekuatan iblis (sisi kejahatan).

Kekuatan besar ini pada akhirnya menjadi inceran para dewa dan iblis. Mereka percaya jika berhasil menguasai kekuatan itu, maka akan dapat menguasai seluruh dunia. Meski begitu, hingga Sani tumbuh besar, para dewa dan iblis tidak mampu mendapatkan yang mereka inginkan. Hingga akhirnya Sani tumbuh dewasa menjadi dewa besar.

Karena masa kecil Sani yang tidak diakui ayahnya Surya. Sani dibuang ke suatu tempat yang tidak pernah tersentuh cahaya matahari, membuat Sani punya kelemahan terhadap sinar matahari. Sani sendiri mempunyai "kegelapan" yang sewaktu kecil mampun membuat cahaya matahari mampu tertutupi oleh kegelapan yang membuat ayahnya Surya murka karena kekuatannya nyaris hilang karena datangnya kegelapan menutupi matahari.

Disamping kekuatan Sani yang besar dan sisi lain soal kelemahannya itu, Sani dikenal sebagai dewa yang menguasai Saniscarawara atau hari Sabtu. Sani juga dipercayai sebagai pelindung planet Saturnus. Sani pun menurut kepercayaan Hindu menjadi dewa yang memberikan hasil atau imbal balik atas perbuatan saat manusia masih hidup melalui hukuman yang tepat dan manfaat.

Bersama Dewa Yama yang juga merupakan saudara satu ayah. Yama pun menjadi dewa penting, dia didapuk sebagai Dewa Kematian, yang mempunyai tugas yang serupa dengan Sani yaitu memberikan imbal balik atas perbuatan manusia setelah kematian.

Sani dikenal dengan nama lain Asita, Saptarchi, Kruradris, Kruralochana, Pangu, Mandu. Sani dikenal menunggangi Burung Hering, selain itu dikenal juga sering mengendarai kereta yang ditarik delapan kuda. Sani juga dikisahkan memiliki mata terkutuk karena meninggalkan istrinya, padangan terkutuk ini dapat mengubah apapun menjadi abu.

Dewa Sani dipuja oleh pemujanya dan dibangunkan beberapa kuil besar dan dianggap penting di India seperti di kuil Maharashta di Shingnapur, kuil Shanidham di Mehrauli Delhi, kuil Shree Sahneeshwarar di Nerul Mumbai.

Sepertinya hanya catatan ini yang bisa saya catat untuk membantu saya mengenal tentang Dewa Sani. Untuk lebih sedikit mengenal sosok Sani ini bisa nonton sih serialnya, meskipun tidak bisa ditelan mentah-mentah, maklum segala sesuatu yang sudah difilm atau dibuatkan sebuah acara entartaiment selalu dibumbui hal lain. Namun intinya yang perlu dipahami adalah soal asal-usul dan berperan sebagai apakah Sani dalam dewa besar yang diyakini saudara kita yang beragama Hindu.

Mungkin suatu saat ada teman yang beragama Hindu yang mau meluruskan atau membetulkan apa yang saya catatkan di sini bisa dibantu menjelaskan di kolom komentar. Salam keberagaman dan saling menghormati.cpr.