Sumber: Google Image
Akhirnya film yang telah kutunggu-tunggu kurang lebih 1,5 tahun rilis juga di bioskop. Hari ini 25/4 untuk bioskop jabodetabek sudah rilis filmnya. Perkiraan saya paling telat tanggal 5/5 tapi ternyata lebih awal dari tayang perdana 29/4. Sepulang aktivitas sore ini langsung menuju bioskop terdekat, saya tidak ingin melewatkan film jagoan yang saya sukai sejak kecil, 'manusia setrikaan', Iron Man. Tokoh jagoan Marvel yang hebat
Di film ketiga ini komentar saya pribadi setelah menonton adalah amazing gokil-kocak. Amazing karena melihat aksi fitur teknologi yang ditampilkan hasil riset seorang Tony Stark. Pendapat saya tentang film ini, saya seperti diajak ikut dalam film ini, yaitu bingung. Sedari awal saya sudah menebak-nebak jalan cerita serta musuh yang akan dihadapi Tony Stark. Tapi alur demi alur berjalan bahkan sampai akhir cerita saya masih sedikit kurang paham. Komentar lain menurut M e m e y (yang menemani nonton film ini) terlalu banyak drama, kurang action, serta membingungkan. That's her opinion. How about opinion other people? I don't know.
Sebelum film ini rilis di bioskop, saya telah melihat thriller-nya, saya kira film ini akan menyajikan full action. Karena di-thriller itu dikisahkan Tony Stark benar-benar kehilangan segalanya yang terpenting. Namun ternyata yang disajikan berbeda dari yang saya pikirkan, surprise memang.
Banyak sekali candaan di film Iron Man 3 ini, cukup banyak adegan yang membuat kita (penonton) terpingkal. Sebenarnya bukan lawakan, tapi adegannya memang dibuat seperti serius namun kocak, bila yang punya selara humor baik tentunya. Saya beberapa kali terpingkal dibuatnya.
Karakter Tony Stark yang populer, selengean, suka-suka, humoris, ceplas-ceplos dengan gaya tengil dan coolnya tetap ada di sekuel ketiga. Bahkan karakternya terbawa disetiap adegan. Karakter tambahan seorang Tony disamping sifat yang dia miliki tadi adalah he is panic man. Tony mengalami beberapa kepanikan akan suatu kondisi tertentu, kepanikan itu membuat dirinya terganggu untuk berpikir jernih.
Back to story, seperti yang saya bilang tadi, bahwa saya bingung mengikuti jalan cerita film ini. Ternyata kebingungan juga dialami Tony. Kebingungan Tony ini sepertinya menular pada saya (penonton). Tony mengalami kebingungan ketika berusaha melacak untuk mencari tahu siapa dibalik kekacauan yang terjadi. Ada tokoh "Mandarin", di sini dianggap sebagai biang atas kekacauan serta teror. Namun selidik punya selidik, Mandarin hanya sebuah tokoh yang dibuat untuk menciptakan teror. Tony pun bingung, siapa yang ada dibalik ini semua, sampai akhirnya dia menemukan bahwa Mandarin adalah Killian. Seorang ilmuwan yang mengembangkan teknologi rekayasa DNA menggunakan virtual brain, yang membuat fisik yang bila diberikan serum tertentu dapat mempunyai kekuatan inti panas yang luar biasa.
Killian (Ben Kingsley) awalnya bukan siapa-siapa, ketika berusaha mengajak Tony untuk mendanai risetnya, sampai akhirnya dia sakit hati ketika mendapat penolakan secara halus dari Tony Stark. Rasa sakit hati Killian membuat dirinya menjadi kelinci percobaan untuk penelitiannya, dan membuatnya menjadi manusia panas (fire man). Killian dendam dan berusaha menghancurkan Tony Stark.
Orang terdekat Tony pun dijadikan sandra untuk menekan Tony, sampai harus membuat Ny. Potts (Gwyneth Paltrow) jadi kelinci percobaan penelitian Killian, untuk membuktikan pada Tony bahwa penelitiannya adalah terbaik. Karena Tony dari awal menolak untuk bergabung meriset penelitiannya. Tony menilai banyak kelemahan dari penelitian Killian yang punya efek negatif bagi kemanusiaan.
Ending dari cerita ini Killian berhasil dikalahkan, berkat bantuan Ny. Potts. Ny. Potts yang sempat menjadi kelinci percobaan Killian menjadikan dirinya fire girl. Tony akhirnya melakukan percobaan untuk mengembalikan Ny. Potts kekondisi semula.
Killian awalnya bukan siapa-siapa, ketika berusaha mengajak Tony untuk mendanai risetnya, sampai akhirnya dia sakit hati ketika mendapat penolakan secara halus dari Tony Stark. Rasa sakit hati Killian membuat dirinya menjadi kelinci percobaan untuk penelitiannya, dan membuatnya menjadi manusia panas (fire man). Killian dendam dan berusaha menghancurkan Tony Stark.
Orang terdekat Tony pun dijadikan sandra untuk menekan Tony, sampai harus membuat Ny. Potts jadi kelinci percobaan penelitian Killian, untuk membuktikan pada Tony bahwa penelitiannya adalah terbaik. Karena Tony dari awal menolak untuk bergabung meriset penelitiannya. Tony menilai banyak kelemahan dari penelitian Killian yang punya efek negatif bagi kemanusiaan.Pertanyaan saya lagi, apakah kisah Iron Man berakhir sampai di sini? Setau saya ciri khas Tony Stark a Iron Man adalah inti jantung elektromagnet yang ada di dadanya itu, sebagai sumber energinya.
Meski sajian action kurang banyak, tapi aksi The Team of Iron Man di akhir cerita cukup memberi bumbu action yang kurang itu. Diceritakan selama ini Tony selalu kurang tidur, karena sibuk melakukan riset di laboratoriumnya. Riset ini dibuat untuk mengatasi kepanikannya selama ini. Namun riset itu akhirnya dapat dia pakai membantunya di saat dia terjepit. Berbagai mode Iron Man (ada puluhan mode) dapat bergerak secara otomatis dengan dikendalikan seorang Tony Stark. Sampai akhir Killian berhasil dikalahkan, Tony menghancurkan semua mode Iron Man tersebut, dan menjadikannya kembang api di malam Natal.
Selain Ny. Potts, Tony punya teman setia virtual asst. dia adalah Jarvis. Jarvis terus menemani Tony ketika dirinya tanpa bantuan alat-alat canggihnya. Selain itu temannya di pemerintahan Kolonel James Rhodes (Don Cheadle) juga membantunya, dengan jubah Iron Patriot, War Macchine.  Tidak bisa dilupakan lagi yaitu anak kecil yang membantu Tony ketika mengasingkan diri, jam tangan "dora", "because this watch limited edition" akan mengingatkan Tony padanya. Kemudian ada Gery seorang reporter telivisi yang dimintai tolong Tony untuk membantu dia mengakses data informasi tentang Killian.
Semua kisah itu ada di Iron Man 3. Buat yang penasaran dan bingung dengan cerita saya di atas bisa nonton saja di bioskop, atau mencari DVD aslinya. Bingung atau tidak tergantung anda, kalau buat saya masih bingung sampai saya buat postingan ini.
Sumber: Google Image
Sebagai informasi saja, film ini diproduseri oleh Kevin Feige. Sutradara dari film ini adalah Shane Black. Penulis cerita untuk Iron Man 3 ini adalah Shane Black dan Drew Pearce. Studio yang memproduksi film ini adalah Marvel Studios dan Paramount Pictures.
Soal pertanyaan saya tadi, saya harap film ini bukan film terakhir dari Iron Man, saya masih ingin menyaksikan karakter Tony Stark oleh Robert Downey Jr. Sebab Robert Downey Jr. sukses memerankan tokoh Tony Stark. Tony Stark is Robert Downey Jr., Robert Downey Jr. Is Tony Stark, "Because I'm Iron Man." Selamat menonton Iron Man 3. (^_^)?