Pengalaman Salah Jalur Pintu Tol

Hari apes memang tidak ada di kalender, itulah yang sering terucap, karena memang kenyataan yang kita jumpai ya seperti itu. Tapi dari setiap musibah yang terjadi pasti ada 'untungnya'.

Jadi saya mau cerita, jadi kebetulan saya ini dapat tugas luar kantor untuk ambil barang, biasanya memang ambil sendiri, tapi kali ini saya dibantu oleh driver karena kendaraan yang dibawa itu mobil box colt.

Ilustrasi, gambar disiapkan by Gemini

Sepanjang perjalanan ya ngobrol asyik dengan driver, saya duduk di depan samping driver, ngobrol banyak hal membahas perkembangan tempat kerja, bahkan ada juga ngerasani orang lain yang memang kita agak kurang mendukung di tempat kita kerja, bahkan satu kantor pun menilai hal yang sama. Akhirnya berujung dengan gibah. Karena saking asyiknya gibah, eh delalah membuat kita hilang konsentrasi. Driver juga ngelamun, saya pun gak ngeh. Akhirnya kita salah masuk jalur, jalur yang harusnya hanya untuk mobil kecil eh kita lewat tanpa menyadarinya.

Alhasil apa yang terjadi?

Gubrak, sebuah besi terjatuh dari atas, dan kita baru menyadari ketika besi itu jatuh di depan mobil. Sebersit yang pertama muncul dipikiran adalah 'tertabrak'. Tapi selang sepersekian detik langsung menyadari, bahwa kita salah masuk jalur gerbang tol. Yang seharusnya untuk mobil kecil.

Di setiap gerbang tol itu untuk mobil kecil ada pembatas atas, sebuah besi yang memagari jika ada kendaraan besar yang bukan seharusnya melintas di sana tetap memaksa melintas, maka akan tertahan besi palang. Ya kasusnya seperti yang terjadi pada kami hari ini.

Untungnya besi berat yang jadi palang itu tidak menimpa kaca depan mobil yang kita tumpangi, setidaknya biayanya bisa diminimalisir. Yang pecah hanya lampu sein di atas box itu.

Setelah kejadian, petugas tol jasa marga langsung menghubungi patroli jalan raya tol kepolisian, dan kami akhirnya menunggu di gerbang tol, menunggu petugas PJR datang.

Mobil box nya akhirnya dipinggirkan dulu untuk supaya tidak menggangu arus lalu lintas di gerbang tol. Kita akhirnya menunggu di GT dengan harap² cemas karena pasti ada biaya yang harus kita bayar untuk kejadian ini.

Kami pun menunggu beberapa menit, datanglah petugas. Ternyata yang datang adalah petugas patroli jalan raya dari Jasa Marga. Kami pun dibawa ke office Jasa Marga di Waru Utama. Di sana ya dijelaskan kronologisnya dll., begitu juga dengan saksi di lapangan dari CS Jasa Marga dan petugas keamanan lokasi.

Setelah dicek tidak ada kerusakan berarti, besi palang yang besar dan berat yang jatuh itu pun ternyata hanya digantung, ketika menghantam box itu pun hanya lepas dan jatuh. Hanya cukup mengembalikannya ke pangkon atau dudukannya saja.

Di office driver yang mengemudi lalu diminta membuat surat pernyataan, dimana di situ intinya kita diberikan kelonggaran tidak mengganti apapun dan tidak disanksi, namun jika driver dan unit kendaraan tersebut melakukan hal yang sama maka akan disanksi sesuai aturan yang ada. Jadi dicasw tersebut dianggap ada kelalaian tapi masih bisa dimaafkan.

Syukur Puji Tuhan, kami tidak disuruh mengganti kerugian materiil dan untung mobil pun tidak rusak dan akhirnya kami bisa meninggalkan TKP tersebut dengan rasa legah.


Ini pelajaran berharga sih buat saya pribadi ya, untuk tetap fokus dan jangan sampai salah masuk jalur di gerbang tol, masukilah sesuai dengan batasan ketinggian. Misalkan, mobil pribadi hendaknya masuk ke jalur mobil pribadi meskipun soal ketinggian tidak masalah. Begitupun truk, box hendaklah masuk ke GT non kendaraan pribadi walaupun kendaraan truk atau box yang dibawa itu ya milik pribadi.

Contoh misal kamu pakai campervan dan unit mu ini agak menjulang, pastikan mengetahui tinggi maksimal kendaraan mu, lalu sesuaikan dengan tanda tulisan ditiap GT berapa ketinggian maksimal kendaraan bisa lewat di GT tersebut. Fokus berkendara agar tidak terulang hal serupa.

Seru juga sih pagi menjelang siang eh bikin kasus di GT, dilihatin orang² pula. Entahlah, apa yang terjadi itu masuk di berita Suara Surabaya FM atau tidak.

Segitu saja sharing yang bisa saya bagikan kali ini. Saya punya cerita lagi, kejadian dihari yang sama, yang juga seru dan bikin ketawa sih. Akan saya bahas dipostingan terpisah. Sampai jumpa dipostingan lainnya. -cpr

#onedayonepost
#pengalaman
#postingpribadi
#umum
#gerbangtol

Posting Komentar

0 Komentar