Kedua Kalinya, Mundur #2

Seakan-akan sudah terbiasa karena sudah pernah yang pertama, yang kedua ini jauh lebih baik dalam 'menerima' situasinya. Karena H-1 sudah ada dugaan akan mengarah pada situasi yang sama seperti bulan lalu. 


Ada pepatah yang bilang, "jika ada yang pertama pasti ada yang kedua, ketiga dan seterusnya." Nampaknya pepatah itu malah jadi kenyataan.
 
Ilustrasi disiapkan chatgpt

Bulan ini berakhir di tanggal 28, katanya oleh karena bulan pendek, jadinya gak jangkep 30 hari, makanya dijangkepin (baca: digenapi). Maka dari alasan itu maka rilis gajinya baru akan dibayarkan nanti tanggal 5.

Diakhir bulan ini kita mendengar informasi yang kurang enak rasanya gimana gitu dihati. Ya hari akhir bulan ini jatuh dihari Jumat, kita tunggu siang, sore hingga malam tidak ada tanda² pencairan. Sampai besoknya, Sabtu, barulah ada omongan kalau baru akan cair nanti tanggal 4 atau 5 paling telat. Namun, seperti sudah paham, jika diberikan  pilihan pasti akan memilih tanggal terlama, jadi pasti tanggal 5 baru cair. 


Saya justru malah sudah berpikir jauh ke depan, untuk bulan April nanti, kemungkinan juga akan mundur lagi yang ke-3 kalinya, apakah akan demikian? Ini prediksi saya sih dengan menganalisa situasi yang ada. Ditambah di Maret ini bebannya besar, ada THR pula, tagihan yang sudah jatuh tempo. Apa mungkin kuat membayar segalanya diakhir bulan Maret nanti? 

Entahlah, saya bingung mau komentar apa lagi. Karena saat ini situasinya tidak baik² saja tapi yang punya kuasa tampaknya tidak memahami dengan baik situasinya. 

Mari kita tunggu saja kabar di akhir bulan depan, catatan ini bisa jadi pengingat yang baik, bahwa kita dalam kondisi yang tidak baik² saja. -cpr

#onedayonepost
#coratcoret
#postingpribadi

Posting Komentar

0 Komentar