Ada yang menarik ditanggal 1 Juni 2021 ini untuk orang Purbalingga. Bisa jadi kebanggan bagi mereka di sana, aksesibilitas antar daerah menjadi lebih fleksibel. Mereka kini punya bandara udara.
Saya cukup mengenal Kabupaten Purbalingga, lima tahun kuliah di Purwokerto, membuat saya tak asing dengan daerah satu ini. Tujuan saya ke Purbalingga biasanya adalah waste time touring sunmori, ke Owabong, kebun strawberry, kuliner mie ayam rawuh, kuliner es duren Purbalingga, taman reptil dll.
Mendengar kabar bahwa kini sudah ada rute penerbangan ke Purbalingga itu jadi sesuatu yang waw gitu. Liat timeline feeds Instagram, Citilink melayani rute penerbangan Surabaya - Purbalingga.
Btw, kita harus kenal dulu apa sih nama bandaranya ini. Baru nanti kita lihat diawal-awal ini, maskapai apa saja yang merintis mengawali rute ini. Menarik untik disimak, demi mengkoneksikan antar daerah di Indonesia.
Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga. Itulah dia namanya. Nama besar Panglima Besar Soedirman memang tidak asing, karena memang beliau ini putra asli daerah ini. Perjuangannya melawan penjajah membuat namanya terkenal seantero nusantara. Alamamater saya pun menggunakan nama beliau.
Tanggal 1 Juni sebenarnya adalah penerbangan pembuktian atau proving flight. Dimana dilakukan uji coba sebelum dilakukannya operasional bandara secara komersial.
Tanggal 3 Juni penerbangan komersial dimulai, dibuka untuk umum. Saat ini baru rute Purbalingga ke Jakarta pp dan Purbalingga ke Surabaya pp. Sementara ini jadwal penerbangan baru ada di Kamis dan Sabtu saja, itu informasi awal dipembukaan aktivitas bandara ini ke depannya.
Sebelumnya pada 1 April lalu, sudah dilakukan uji coba pendaratan pesawat Citilink ATR 72-600 telah diterapkan prosedur pendaratan berbasis PBN (Perfomance Based Navigation).
Sebutan bandara ini adalah Bandara JB Soedirman, Wirasaba, Kabupaten Purbalingga. Jenderal Besar disingkat menjadi JB, untuk mempermudah penyebutan.
Pengelolaan bandara ini akan berada ditangan manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 98 Tahun 2021 tertanggal 22 April 2021. Kementerian Perhubungan juga telah menerbitkan Sertifikat Bandara Udara No: 0163/SBU-DBU/IV/2021 bagi Bandara Jenderal Besar Soedirman.
Bandara Jenderal Besar Soedirman sendiri merupakan bandara penunjang penerbangan bagi wilayah sekitar antara lain Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Wonosobo.
Infrastuktur bandara sendiri seperti runways punya dimensi 1.600 x 30 meter untuk mengakomodasi penerbangan pesawat propeller ATR 72-600 dan sejenis, apron seluas 69 x 103 meter dan taxiway dengan lebar 15 meter.
Infrastruktur sisi darat (landside), sudah diselesaikan pembangunan terminal penumpang dalam rangka minimum operation.
Menarik sih, jadi terpikir untuk traveling ke Purwokerto melalui bandara ini, tinggal lihat tarifnya saja berapa kira². Itung² worth it gak jika dibandingkan naik moda yang lain, dari sisi waktu dan biaya lain². Yang pasti, konektivitas antar wilayah nusantara akan menjadi lebih baik ke depannya.
Sekali lagi selamat untuk warga Purbalingga dan karisidenannya, semoga bandara ini membawa manfaat ekonomi kedepannya. Hmm, ditengah pandemi ini, mudah²an tidak membawa serta panyakit bersamanya ya. -cpr-
0 Komentar
Tinggalkan jejak, jika anda mampir ;p Terima kasih atas kunjungannya - cocoper6