Pertarungan Epic Menjelang Akhir Dragon Ball Super

Hampir setahun dan mungkin lebih, saya mengikuti serial Dragon Ball Super yang memang kelanjutan dari serial Dragon Ball Z karya Akira Toriyama. Meskipun tidak sejak awal serial lanjutan ini rilis.

Tiap minggu saya nanti dan saya download videonya untuk terus dan terus menanti cerita petualangan Son-Goku dan kawan-kawan. Namun ternyata sayangnya Akira Toriyama memutuskan mengakhiri Dragon Ball Super sampai di episode #131 yang akan berakhir sebentar lagi (hanya tinggal beberapa minggu saja).

Kisah yang diawali dengan kita kenal Beerus si Dewa Penghancur (Hakaishin) dan Angel Whizz sebagai entitas terkuat yang ditugaskan untuk menjaga alam semesta (Universe ke-7) berdampingan dengan Dewa Kaio Shin dan dikenalkannya juga entitas tertinggi alam semesta Dragon Ball yaitu adanya Zeno dan ajudannya Daishinkan dan juga ditambah perkenalan kita dengan karakter lain di luar alam semesta Goku yang ternyata punya petarung-petarung hebat.

Kisah Dragon Ball Super ini diakhiri dengan pertarungan yang menurut saya paling oke sepanjang pertarungan Goku bersama lawan-lawan tandingnya. Ya setidaknya sampai diserial terakhir sampai saat ini. Meskipun bisa dibilang wajar sih, karena memang power Goku yang terus meningkat dan lawan tandingnya yang juga makin kuat membuat pertarungan makin epic.

Pertarungan bela diri antar alam semesta yang diprakarsai oleh Zeno karena ada sedikit usul dari Goku menjadi akhir yang indah. Karena di sana Goku mendapat jawaban bertemu dengan petarung yang lebih kuat, yaitu Jiren.

Jiren jadi karakter yang teramat sangat kuat, bahkan dikatakan melebihi Dewa Penghancur alam semestanya, mungkin juga Dewa Penghancur alam semesta lainnya. Kekuatannya yang nampak tak terbatas, mendekati kekuatan Angel membuat Goku kewalahan bahkan sampai Goku terpancing untuk memaksakan diri melebihi batas kemampuannya.

Di Dragon Ball Super, Goku mampu mendekati kekuatan dan kecepatan Dewa. Itu semua diperoleh dalam waktu yang cukup singkat, bertemu dengan petarung-petarung kuat membuat level kekuatan Goku berkembang pesat, tidak hanya Goku, bahkan Vegeta yang jadi Saiya terkuat kedua mampu melampaui kekuatan calon dewa penghancur Toppo.

Di Dragon Ball Super, kalau yang mengikuti sejak awal, kita bisa mengamati proses transformasi Goku after transformasi Super Saiyan I, II, III di Dragon Ball Z. Super Saiyan God, Super Saiyan Blue dan kemudian melampaui itu semua adalah Super Saiyan Silver yang lahir karena Goku melampaui batas kekuatannya sendiri Ultra Instic, Master Ultra Insitinc hingga ke bentuk form stabilnya SS Silver.

Pertarungan epic Goku dan Jiren di level yang sama bisa kita lihat pada DBS #130. Di sana, Goku dan Jiren bertarung di level yang sama. Setelah Goku berhasil meningkatkan level kekuatannya step by step, jatuh bangun, memaksakan tubuhnya mendobrak batasnya. Di episode tersebut saya bisa menyaksikan pertarungan yang keren. Padahal hanya sajian anime alias kartun, namun saya berdecak kagum seakan-akan "nyata".

Sebelum pertarungan ini, banyak reviewer Youtube yang memprediksi akhir pertarungan ini dengan kekalahan Goku, sehingga membuat Goku tereliminasi dan Universe ke-7 pun dimusnahkan. Namun, prediksi itu terkecoh oleh Akira Toriyama. Meskipun ada reviewer yang memberikan opsi-opsi prediksinya, dan memang ada yang nyangkut.

Goku sebenarnya berhasil melampaui Jiren dan punya peluang membuat Jiren terlempar ke luar arena, namun disaat akhir, ternyata tubuh Goku harus membayar dobrakan level kekuatan yang diperoleh dalam waktu singkat, tubuh Goku seakan-akan korslet dan kehilangan powernya, di situ Jiren manfaatkan keadaan meski sedikit berdebat dalam hatinya, harus menang dengan cara seperti itu.

Ternyata oh ternyata. Ketika semua orang hanya tahu bahwa tinggal Goku dan Frieza saja di arena yang masih tersisa, dan Frieza sendiri pun entah terkapar dimana. Tiba-tiba saat Goku nyaris terlempar jatuh keluar Arena, dari jauh muncul Frieza dan Android No.17 yang dikira sudah meledakan diri, mereka berdua muncul menyelamatkan Goku yang nyaris terlempar.

Kini pertarungan semakin tidak seimbang disegi jumlah personel. Universe ke-7 punya peluang menang, karena unggul jumlah personel yang berhasil bertahan di arena. Frieza, No.17 dan Goku yang masih terkapar. Meski begitu, dari sisi power Jiren masih diatas kemampuan mereka berdua (Frieza dan No.17). Akankah, Universe ke-7 mampu memberikan pelajaran berharga bagi Jiren?

Satu pesan menarik dari serial Dragon Ball Super yang menjelang akhir ini. Adalah soal kepercayaan dari rekan-rekan, teman, sahabat, saudara/ keluarga justru memberikan kekuatan dan dukungan moril untuk berusaha lebih kuat melampaui apa yang bisa diperkirakan. Tujuannya adalah demi melindungi orang yang kita sayang itu. Hal berbeda yang dipahami oleh Jiren, bahwa kekuatan besar dan tak terbatas muncul karena kemampuan diri sendiri untuk bertahan, bagaimana pun caranya bahwa diri sendirilah yang harus lebih kuat, untuk mendapatkan kepercayaan.

Singkat kata, "menjadi paling kuat adalah cara untuk memperoleh kepercayaan orang lain", itu yang Jiren yakini. "Kepercayaan orang lain terhadap kita adalah sumber kekuatan yang terbesar," itulah yang Goku dan Universe ke-7 yakini. Dua pemahaman yang berbeda yang sama-sama bertujuan menjadi kuat. Namun, cara pandang membuatnya berbeda, ketika kekuatan ego yang ditonjolkan ataukah kekuatan sosial/ kebersamaan dengan orang tersayang.

Harapan saya, apa yang Goku yakini adalah benar. Supaya menjadi pelajaran berharga bagi mereka yang menjunjung ego sentris demi kesuksesan.

Pertarungan epic antara Goku dan Jiren dilevel yang sama bisa dilihat divideo yang saya tautkan dicatatan ini. Ya, semoga bisa sedikit menghibur dan menjadi pengingat bagi fans Dragon Ball.


Sekian catatan saya ini, ya sebagai bentuk rasa wow, menikmati pertarungan epic di DBS #130. Lebih lengkapnya ya, nonton aja sih. Epic tidaknya mungkin dikembalikan ke selera, tapi buat saya inilah pertarungan paling seru sampai saat ini di serial Dragon Ball.cpr.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sani Dewa Pelindung Saturnus

Trip Balik, Mof – Makassar – Surabaya – Cirebon (1)

Pengadilan dan Kejaksaan Negeri untuk Proses Ambil Sitaan Tilang