Belajar Move On dari Film Zookeeper (2011)

Move on, bukan hal yang mudah, banyak yang melatarbelakanginya. Mampu atau tidak tergantung dari kita sendiri. Tapi ternyata tidak hanya itu saja, ternyata peran teman dan sahabat juga membantu kita untuk move on.

Zookeeper adalah film yang menarik, yang memberikan hiburan dan pelajaran, bagaimana memanajemen diri untuk move on. Kuncinya adalah kepekaan, untuk menyadari bahwa kita pun layak dicintai daripada sekedar mencintai namun tak berbalas, aka. one way love.

Baca juga: Sudakah Move On?

Zookeeper (2011), merupakan film lawas yang dirilis 18 Juli 2011 silam. Meski begitu, film ini tidaklah buruk untuk ditonton, karena menghibur dan membantu membuka kepekaan bagi para "move oners". Genre film ini adalah komedi romantik.


Satu alasan awal yang jadi alasan saya melanjutkan menonton film ini adalah ketika saya mendengar suara dubing dari gorila yang jadi sahabat Griffin, Bernie. Dubingnya sepertinya suara Slyvester Stallone, suaranya yang khas membuat saya kepo untuk memastikan apakah itu benar, dan ternyata benar. Saya baru menyadari maksud dari isi film ini setelah saya membaca resensi film ini dan sambil menontonnya.

Film ini dibintangi oleh Kevin James yang berperan sebagai Griffin Keyes sang zookeeper. Disutradarai Frank Coraci. Penulis skenario oleh Nick Bakay dan Rock Reuben.

Griffin adalah seorang penjaga kebun binatang Franklin Park Zoo. Sebagai penjaga kebun binatang, Griffin jadi pribadi yang disukai teman-temannya (Kate, si pria Asia, pria jahat pelatih gorila) dan satwa-satwa (sepasang singa, sepasang beruang jantan, kera kecil, gajah, jerapah, gorila, sepasang gagak, burung onta, srigala, landak dll.) di sana.

Griffin melayani dengan hati, tidak menganggap satwa di sana sekedar alat pertunjukan, satwa penghuni kebun binatang sudah dianggap sahabat oleh Griffin. Griffin begitu mengenal masalah-masalah yang dialami satwa di sana, meski pada awalnya Griffin tidak memahami bahwa satwa di sana bisa berbicara. Griffin memahami berdasarkan instingnya. Bahkan ketika Griffin sedang terpuruk ketika diputuskan pacarnya Stephanie kala itu, semua sahabat satwanya tahu dan berusaha membuat Griffin move on. Meski begitu, sahabat satwanya pun ingin Griffin bahagia.

Waktu berlalu, hidup Griffin diisi dengan "petualangannya" di kebun binatang. Lima tahun berlalu sejak Griffin diputuskan Stephanie, karena alasan Griffin tidak bisa mengimbangi sosok pria idaman Stephanie. Griffin masih belum bisa move on. Bahkan ketika Griffin bertemu kembali dengan Stephanie saat saudara Griffin akan menikah dan mengadakan pesta before married di kebun binatang tempat Griffin bekerja.

Pribadi Griffin yang polos, jujur, dan apa adanya membuat momen bertemu Stephanie (setelah lima tahun berpisah) tetap menjadi pertemuan yang mendebarkan dan membuatnya gugup. Saat itu, Griffin berpikir untuk mencoba kembali mengejar Stephanie, karena nampaknya Stephanie masih mempunyai feeling terhadapnya.

Usaha Griffin untuk kembali mengejar ketertinggalan dan memperbaiki apa yang jadi alasan Stephanie memutuskannya kala itu, membuat Griffin tak percaya diri. Saudaranya, menawarkan Griffin untuk bekerja sebagai sales mobil mewah, karena itu akan merubah Griffin jadi lebih baik dan akan pantas mengejar Stephanie. Namun tidak mudah bagi Griffin meninggalkan pekerjaan yang dia cintai. Dibalik itu, ada rasa cinta bersemi kembali untuk mengejar cintanya.

Sahabat satwa Griffin pun berembug, mereka merasa berhutangbudi pada Griffin dan berusaha membantu Griffin agar percaya diri, supaya pede mengejar cinta Stephanie. Griffin sempat belajar dari sepasang beruang jantan di sana, namun sayangnya usaha itu gagal, malah hanya mempermalukan dirinya. Sahabat satwa lainnya, singa betina memberikan saran, agar Griffin pergi bersama dengan teman wanita, agar membuat Stephanie cemburu dan memberi perhatian lebih pada Griffin. Momen yang tepat adalah pada saat acara pesta pernikahan saudara Griffin. Teman wanita yang dipilih adalah Kate. Kate merupakan sahabat Griffin sesama zookeepers.

Pada malam saat pesta pernikahan saudaranya. Kate berdandan sangat anggun, membuat Griffin terpesona, sebagai sahabat saat itu. Saat di pesta, berbagai cara Griffin dan Kate lakukan untuk membuat Stephanie memperhatikannya. Griffin sendiri saat itu dibuat cemburu oleh Stephanie yang datang ke pesta bersama pacar barunya.

Kate berhasil membuat rasa percaya diri Griffin kembali, untuk menunjukan kelaki-lakian Griffin yang bisa membuat Stephanie terpesona. Usaha Kate membangkitkan rasa percaya diri Giriffin justru membuat mereka berdua menikmati pesta, mereka berdua asyik berdansa dengan gaya mereka, hingga Griffin lupa diri nyaris mengacaukan pesta. Chemistry yang muncul ini tidak disadari keduanya, meski masing-masing merasa nyaman.

Usaha Kate dan Griffin berhasil, Stephanie dibuat cemburu dan terpesona dengan Griffin saat pesta. Di sinilah hubungan Stephanie dan Griffin kembali terjalin. Rasa percaya diri Griffin muncul, dan berusaha membuktikan bahwa dirinya bisa jadi pria yang dimaui oleh Stephanie. Griffin mulai bisa bergaul dengan teman-teman gelamour Stephanie dan yang paling berat adalah keputusan Griffin meninggalkan pekerjaan yang dia cintai dan mengambil pekerjaan baru menjadi sales mobil mewah.

Keputusan berat Griffin ini pertama kali disampaikan pada Kate sahabatnya di kebun binatang. Kate cukup kecewa dengan keputusan Griffin dan memutuskan juga akan meninggalkan kebun. Karena, Kate sendiri tidak bisa membohongi dirinya kalau dia menyukai Griffin yang selama ini dia kenal. Rasa kecewa dan sedih juga dirasakan sahabat satwanya di kebun binatang. Sahabat satwa terdekatnya Bernei si gorila pun ikut kecewa. Bernei mulai berteman baik ketika Griffin mau mengabulkan keinginan Bernei keluar kebun binatang untuk pergi ke kafe dan menghabiskan malam dengan hura-hura di sana.

Kembali ke kisah ...

Kemampuan Griffin dipekerjaan barunya tidaklah buruk, Griffin punya potensi di sini. Tapi, lambat laun Griffin mulai merasakan "kehilangan" dirinya yang dulu. Griffin tidak menikmati hidupnya sekarang, meskipun dia berhasil meraih kembali cinta Stephanie. Griffin mulai menyadari, yang Stephanie cintai hanyalah sosok materialistis impian Stephanie, bukan sosok pribadi Griffin apa adanya.

Antiklimaksnya adalah saat Griffin sedang ada dipuncak karirnya sebagai sales mobil dan membuat Stephanie bangga, pria yang dia harapkan ada pada sosok Griffin. Stephanie melamar Griffin sebagai ucapan maaf telah memutuskan hubungan lima tahun lalu. Namun ternyata, Griffin kini yang mengambil keputusan untuk menolak Stephanie. Griffin menyadari bahwa apa yang dilakukannya salah, dia tidaklah merasa nyaman dengan apa yang dilakukan saat ini, Griffin memutuskan meninggalkan Stephanie dan menjadi dirinya yang dulu, sebagai zookeeper.

Rasa gembira menghampiri penghuni kebun binatang karena Griffin kembali. Namun sayang, Kate hari itu pun telah mengakhiri karirnya sebagai zookeeper dan ingin pergi ke Nairobi. Teman-teman satwanya menyuruh Griffin mengejar cintanya itu, Kate. Griffin lebih pantas mendapatkan Kate dan begitupun sebaliknya. Karena Kate mencintai Griffin apa adanya. Teman-teman satwanya pun mencoba membantu. Bernei si gorila jadi yang paling membantu Griffin, menghantar Griffin mengejar Kate sebelum sampai ke bandara, hingga akhirnya Griffin berhasil menemui Kate dan mengutarakan rasa cintanya pada Kate.

Cinta itu lahir karena chemistry dari dua orang yang saling mencintai, bukan one way love. Cinta itu lahir tanpa syarat, mencintai itu apa adanya. Tanpa perlu merubah diri menjadi orang lain atau memaksa orang lain merubah dirinya menjadi seperti apa yang diimpikan. Di sinilah Kate mengajarkan apa arti cinta sesungguhnya pada Griffin yang pada awalnya dibutakan cinta pada Stephanie. Sedangkan Stephanie sesungguhnya hanya menyukai Griffin atas dasar hayalan atau impiannya saja, tidak mencintai Griffin sebagai pribadi yang dikenal banyak teman-teman atau sahabatnya.

Pesan dari film ini, mengajak kita peka akan arti cinta sesungguhnya. Semua akan berbalas, tidak ada yang sia-sia, rasa kecewa Griffin lima tahun lalu terbayarkan ketika Griffin menemukan cintanya yang sejati, cinta yang tulus apa adanya, yang tidak lagi one way love, tapi saling cinta. Stephanie akhirnya kecewa dan menerima malunya.

Jadi, janganlah khawatir, selama masih punya sahabat dan teman didekatmu, merekalah yang akan mengajarkan mu peka menyadari keadaan sesungguhnya apa yang salah atas apa yang sedang kamu jalani. Percayalah, semua itu berbalas, pada akhirnya yang mencintai akan dicintai dan yang selama ini dicintai akan dicampakan sampai dia sadar bagaimana sakitnya mencintai namun tak berbalas setimpal.

Jadilah dirimu sendiri, mencintai atau dicintai adalah pilihan. Bersyukurlah ketika kita dicintai, karena hanya perlu usaha sedikit untuk mencintai, dibandingkan dibandingkan usaha orang yang mencintai namun tidak pernah dicintai.

Film yang menarik untuk ditonton, tidak perlu pusing dengan spoiler apabila belum pernah menontonnya sama sekali meski sudah jadi film lawas, nikmati kisahnya dan pahami maknanya dari sudut pandang mu memahami arti cinta sesungguhnya.cpr


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sani Dewa Pelindung Saturnus, Sang Dewa Penghukum

Pengadilan dan Kejaksaan Negeri untuk Proses Ambil Sitaan Tilang