Corat-coret : Jenuh! Kangen Laut, Kangen Mancing

Jakarta oh Jakarta, ibukota yang penuh banyak intrik dan problema. #lebay. Besok ini merupakan pilkada DKI putaran kedua, Foke vs Jokowi. Surat edaran di pemerintah daerah sih libur, tidak diwajibkan memang. Mengenai aktivitas perkantoran semuanya disesuaikan saja dengan jadwal pencoblosan, dengan tetap memberikan ruang waktu untuk karyawan yang mempunyai hak pilih untuk 'nyoblos'.
Saya sih warga pendatang, jadi otomatis tidak terpengaruh dengan pesta demokrasi di provinsi ini. Cuma, kalau perusahaan dimana saya bekerja meliburkan karyawannya, baru itu berpengaruh. he3x #ngarep. Namun sayangnya tidak ada libur di perusahaan dimana saya bekerja.
Jujur saya memang sedang jenuh-jenuhnya dengan pekerjaan sekarang ini, stres tingkat tinggi lah kalau bisa dikata. Besar pasak daripada tiang, itulah yang terjadi. Sampai-sampai waktu untuk refresing saja sulit, sudah waktunya sulit, dana untuk refresing juga tidak ada. "Apa kata dunia?"
Biasanya, ketika di Cirebon, saat mengalami jenuh seperti ini, laut jadi tujuan saya untuk melepas penat. Meski hanya sekedar duduk memandang hamparan laut sambil ditemani angin laut, itu sudah cukup membantu melepas penat. Lebih asyik lagi kalau ditambah dengan memancing, lebih afdol lagi. Tapi itu kalau di Cirebon. Nah, di Jakarta, untuk cari laut saja jauh. Sudah begitu, mau menikmati laut saja harus bayar. Ya, tempat menikmati laut yang 'layak' di Jakarta ya di Ancol. Cuma ya itu, mesti bayar dan harganya cukup mahal, untuk parkir kendaraan (motor) Rp 15.000,-, belum sama orang juga harus bayar. Jadi niat refresing malah tambah stres mikirin bagaimana bayar tiket masuknya. #capedeh. Memang sih, ada pula tempat menikmati laut lain yang murah meriah, namun sepertinya kurang 'layak', karena lokasinya harus melewati perkampungan kumuh. Ya, inilah Jakarta, kalau tidak ada tempat kumuh bukan Jakarta namanya.
Kalau di Cirebon ya menikmati laut paling cuma keluarin duit Rp 2.000,- atau Rp 5.000,- sudah bersih sama parkir. Memang sih di Cirebon tidak ada yang bisa dinikmati, karena di Cirebon minim sarana rekreasi. Kita cuma bisa menikmati laut saja. Bagi orang yang bosenan, hal macam begini dijamin tidak menarik sama sekali.
Jenuh sekali deh rasanya. Ketika saya membuat postingan ini, di pikiran saya sudah jauh berjalan mendahului waktu. "Besok harus masuk lagi, panas-panasan lagi, makan ati lagi!" Kalau sudah malam begini, rasanya waktu bergerak cepat. Lihat jam, sudah jam sepuluh malam. Tinggal mata terpejam sesaat saja, eh sudah pagi lagi. Beberapa hari ini, sulit rasanya menikmati aktivitas harian. Memang sedang pancaroba kali? Jadi suasana jenuh ini menghampiri terus.
Kapan ya bisa mancing di laut lagi? Jauh-jauh dari Cirebon saya bawa alat pancing, tapi sampai sekarang belum bisa digunakan. Kapan ya? Kapan ya, ada yang mengajak trip mancing? Tapi kalau ada yang mengajak, apa ada waktunya ya? Weekend buat istirahat! Sabtu yang kebanyakan karyawan buat weekend malah harus on-air, meski setengah hari sih, tapi tetap saja 'masuk'.
Sudahlah, apa boleh buat, cuma bisa dinikmati. Corat-coret keluh kesahnya di sini saja. Obat pelipur stres nya di sini saja, sambil baca-baca postingan terdahulu, tentang trip-trip mancing. Siapa tahu, tidur malam ini saya bisa refresing dalam mimpi. Night, selamat beristirahat. Sampai bertemu di corat-coret lain waktu. Cpr.

Posting Komentar

0 Komentar