Jumat, 18 Maret 2011

Tips Mengatasi Mabuk Laut

Mabuk darat atau laut menjadi kendala bagi kita apabila harus melakukan perjalanan baik darat maupun laut. Menurut bahasa kedokteran mabuk laut dikenal dengan nama motion sickness. Gangguan ini sering dialami mereka yang berpergian dengan kapal laut, pesawat udara dan mobil (mobil pribadi atau bus). Untuk mabuk laut, pengaruh ombak dan angin laut yang tidak kondusif membuat kondisi badan berubah dan menimbulkan rasa pening kemudian mual, dan akhirnya kalau tidak tertahan bisa ‘jackpot’ (muntah). Saya sendiri merupakan penghobi mancing, terutama mancing di laut, mabuk laut jadi tantangan tersendiri. Kondisi badan yang tidak baik juga akan mempengaruhi mabuk laut. Meskipun demikian, ambang mabuk tiap-tiap individu sangat berbeda. Gejala umum yang timbul saat mulai mabuk adalah rasa mual dan muntah, gejala awalnya biasanya sakit kepala/ pening, kepala terasa ringan, muncul keringat dingin dll.
Saya sendiri dulu pernah mengalaminya, meskipun kini sudah tak lagi. Dulu pertama kali penyakit mabuk laut, saya alami sewaktu melakukan perjalanan lintas pulau dengan kapal laut, 4 hari 3 malam. Hari-hari pertama di perjalanan, diawali dengan ‘jackpot’, tetapi setelah terbiasa, ‘jackpot’ tak terjadi lagi. Malah saya lebih menyenangi perjalanan dengan menggunakan kapal laut ketimbang harus melintas jalanan naik turun gunung dengan bus. Oleh karena itu saat memancing dengan kapal yang lebih kecil saya tidak pernah mengalami masalah dengan ‘jackpot’ mungkin karena sudah terbiasa dan kondisi badan saya selalu fit sebelum trip. Teman-teman saya pernah mengalaminya saat trip laut pertama kami. Kondisi badan yang tidak fit, kemudian lantai kayu kapal yang basah, angin yang cukup kencang ditambah gerimis membuat kondisi teman-teman saya berubah dan akhirnya ‘jackpot’. Karena masalah inilah acara trip mancing kami jadi sedikit kurang memuaskan.
Agar kendala macam ini tidak terulang lagi saat trip laut, saya coba mencari tahu bagaimana tips mengatasi mabuk laut. Pertama, sebelum berangkat, sebaiknya perut terisi dan tidak kosong, tidak boleh terlalu kenyang. Kalau bisa diisi satu jam sebelum berangkat, agar makanan yang masuk sudah dalam proses diolah tubuh. Hindari juga makanan yang pedas dan merangsang pencernaan, jangan pula mengkonsumi makanan yang berminyak atau asam sebelum berangkat. Cobalah konsumsi jahe 12-24 jam sebelum trip, atau juga selama perjalanan mengisap permen lemon yang keras agar bisa menjaga perut tidak mual. Bagi yang tidak percaya diri dapat mengkonsumsi obat anti mabuk minimal 15 menit sebelum berangkat. Kedua, bisa memilih kapal yang lebih besar. Kapal yang besar umumnya dapat meredam  gelombang laut. Tetapi kalau biasa trip mancing, umunya kapal berukuran kecil sampai sedang, otomatis hal ini menjadi akan menjadi tantangan. Ketiga, pilihlah posisi duduk paling belakang tetapi usahakan jangan duduk menghadap ke belakang. Keempat, bagi yang sudah mulai terasa mual atau pening sebaiknya menatap horison, tempat kepulauan yang jauh dan menarik nafas dalam-dalam secara teratur. Disarankan sejak awal keberangkatan sudah melihat horizon, sehingga pengaruh goyangan ombak sedikit mempengaruhi pikiran kita untuk mabuk. Kelima, jangan melihat atau berbicara dengan sesama yang sedang mabuk. Keenam, buat diri kita enjoy dengan trip yang akan kita jalani. Rasa senang  kita akan mengurangi beban pikiran akan mabuk laut.
Beberapa tips diatas bisa dicoba apabila kita memang punya sedikit rasa kurang percaya diri, takut mabuk laut. Tips-tips di atas saya peroleh dari berbagai sumber dengan sedikit tambahan berdasarkan apa yang saya alami. Semoga bisa membantu. Cpr.

Sumber :
O-NICE News-Tips Mencegah Mabuk Laut diakses tanggal 18 Maret 2011

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan jejak, jika anda mampir ;p Terima kasih atas kunjungannya - cocoper6